MANADO—Diketahui, gaji guru honorer di beberapa sekolah yang ada di Kota Manado ternyata belum terbayar. Hal ini membuat anggota DPRD, Fanny Mantali angkat bicara dan meminta diseriusi Pemkot Manado untuk segera menindaklanjuti.
Politisi muda yang dikenal vokal ini mengatakan kalau belum terbayarnya honor guru menjadi tanggungjawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. “Kasihan nasib para guru tersebut, mereka juga memerlukan untuk kebutuhan setiap hari. Karena menurut laporan yang kami terima, sekitar 6 bulan gaji guru honorer belum juga diterima,” tegas Fanny.
Lanjut Fanny, gaji guru honorer padahal tergolong dibawa rata-rata yakni Rp700 ribu hingga Rp800 ribu. “Padahal gaji honor para guru tersebut sangat kecil, tapi kenapa bisa terlambat hingga 6 bulan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sudah harus merespon dan secepatnya menindaklanjuti,” terangnya.(*)
Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali dinobatkan sebagai perguruan tinggi (PT) terbaik di Indonesia di tahun 2015 ini. Peringkat PT terbaik nasional tersebut dikeluarkan oleh lembaga pemeringkat PT...
Foto: Ellen Kumaat KLIKSULUT, MANADO -UNIVERITAS Sam Ratulangi (Unsrat) di usia yang ke -58 telah menorehkan prestasi menjadi universitas yang semakin diperhitungkan berdasarkan...

TInggalkan Komentar